Mengenal Cara Pembuatan Kopi Instan

Mengenal Cara Pembuatan Kopi Instan 

 

Keberadaan penikmat kopi saat ini makin meningkat jumlahnya. Data dari International Coffee Organization (2016) sendiri menyebutkan bahwa kopi merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Setiap orang pun memiliki selera yang berbeda-beda. Beberapa orang mungkin lebih suka membuat kopi secara manual, yaitu dengan menimbang biji kopi, menggiling sendiri, lalu menyeduhnya dengan alat kopi manual. Namun, banyak juga yang lebih suka ritual kopinya jauh lebih mudah, yakni dengan membuatnya pakai kopi instan. 

Apabila kamu suka yang lebih instan, nggak ada salahnya, kok. Walaupun dibuat agar mudah dihidangkan, ternyata proses pembuatan kopi instan sama sekali nggak boleh sembarangan. Kopi instan telah melalui serangkaian proses yang panjang agar menghasilkan formulasi kopi yang mudah dibuat dengan cita rasa yang tetap terjaga. 

Penasaran gimana aja cara yang tepat untuk membuat kopi instan nikmat? Simak penjelasan singkatnya berikut ini, yuk! 

 

Pemilihan Biji Kopi 

Sebelum berubah menjadi kopi instan yang siap diseduh, produk-produk yang ada di pasaran umumnya berasal dari biji kopi pilihan, antara lain arabika, robusta, atau gabungan dari keduanya. Tapi, apa bedanya, ya? Pada dasarnya, perbedaan terletak pada cita rasa yang dimiliki. Arabika memiliki rasa yang lebih lembut dan manis, sedangkan robusta lebih tajam dan juga kuat (van der Vossen et al, 2000). 

 

Melewati Proses Roasting 

Proses roasting merupakan sebuah tahap di mana biji kopi dipanggang untuk memunculkan cita rasa yang dimilikinya. Bicho NC et al, 2013 menyebutkan bahwa melalui paparan suhu tinggi yang udah ditentukan sebelumnya, biji kopi akan kehilangan sebagian kelembapannya oleh penguapan dan perubahan kimiawi yang terjadi. Dengan terjadinya hal ini, bentuk dan rasa yang dimiliki biji kopi pun akan berubah. 

Hal ini jugalah yang membuat tingkat roasting menjadi penting. Sebagai contoh, semakin lama proses roasting terjadi, biji kopi akan semakin kering dan memiliki rasa yang lebih pahit. Sebaliknya, pada proses light roasting atau tingkatan ringan, biji kopi justru akan terasa lebih lembut dan terasa lebih asam. Proses ini ditentukan demi menghasilkan karakteristik tertentu sesuai selera para penikmatnya. 

 

Perubahan Menjadi Bubuk Kopi Soluble

Setelah membahas seputar kualitas biji kopi dan tingkatan pemanggangannya, kini kita membahas kepraktisan yang dimiliki kopi instan. Dalam laman www.nestleprofessional.co.uk dijelaskan bahwa pada dasarnya, kopi ini menjadi mudah larut di air karena telah melalui proses drying (pengeringan) yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu spray-drying dan juga freeze-drying

Dengan melalui proses spray-drying, kopi akan diubah menjadi cairan konsentrat. Kemudian, kelembapan yang ada pada cairan tersebut akan berkurang dengan proses penguapan uap yang terjadi, sehingga menjadikannya bubuk kopi instan mudah larut atau soluble

Baca Juga: Rahasia NESCAFÉ Classic, Kopi Hitam yang Mudah Larut 

Sementara untuk freeze-drying, prosesnya akan jauh lebih lama. Pertama, cairan konsentrat akan dibekukan pada suhu -40°C untuk dipecahkan menjadi partikel-partikel kecil. Setelah itu, partikel tersebut dimasukkan ke dalam alat vacuum yang mengatur suhu sedemikian rupa, dari di titik mendidih hingga rendah, agar kopi melalui proses penguapan dan menghasilkan bubuk soluble. 

Nah, itulah tadi penjelasan seputar cara pembuatan kopi instan. Kesimpulannya, walaupun dibuat agar penyajiannya instan, ternyata prosesnya tidaklah instan. Terdapat proses-proses detail yang perlu dilewati biji-biji kopi terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar kenikmatan yang didapat dari cita rasa sebanding dengan kemudahan yang ditawarkan. 

Begitu juga dengan NESCAFÉ Classic. Kopi instan yang satu ini diformulasikan agar mudah larut di dalam air dan dapat dihidangkan secara cepat. Di balik kepraktisannya, NESCAFÉ Classic berasal dari 100% biji kopi robusta murni yang dipilih dan dipanen secara alami dari perkebunan para petani kopi. Kemudian, biji kopi tersebut melalui proses pemanggangan hingga tingkatan medium-dark, sehingga menghadirkan aroma dan cita rasa klasik buat dinikmati oleh semua pencinta kopi di seluruh dunia.