main content
perbedaan kopi hitam panas dan kopi cold brew

 

Pilih Kopi Hitam Panas atau Dingin, Ya? Yuk, Kenali Dulu Perbedaannya!

 

Kopi hitam bisa disajikan dalam keadaan panas ataupun dingin dengan berbagai macam teknik penyeduhan. Jika teknik seduh dengan menggunakan air panas udah biasa, saat ini mulai banyak yang menggemari kopi seduh dingin atau cold brew.

Banyak yang mengira kalau kopi cold brew hanyalah sajian kopi yang disajikan secara dingin. Padahal, yang dimaksud dengan cold brew adalah pembuatan kopi hitam menggunakan air dingin. Bubuk kopi direndam menggunakan air dingin dan dibiarkan hingga kandungan dan rasanya keluar (ekstraksi).

Berbeda lagi dengan kopi hitam panas yang sering diminum oleh kebanyakan orang. Proses ekstraksi dilakukan dengan mengandalkan air panas buat mengeluarkan kandungan-kandungan dalam bubuk kopi. Hasilnya, baik kopi hitam panas serta kopi hitam cold brew punya karakteristik yang membedakannya antara satu sama lain. Apa aja, ya?

Baca Juga: 5 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula yang Perlu Kamu Ketahui

Nggak perlu penasaran lebih lama, langsung aja simak perbedaan antara kopi hitam panas dan dingin (cold brew) berikut ini!

 

Waktu Penyeduhan

Proses penyeduhan atau dikenal juga dengan istilah brewing mengacu pada langkah-langkah yang dilakukan buat mengekstraksi kopi. Buat bikin kopi hitam panas, kamu umumnya bisa melakukannya dengan metode pour over atau menuangkan air panas pada bubuk kopi yang diletakkan di atas kertas filter serta press yang mengharuskan kamu menekan alat kopi buat menyaring bubuk kopi, seperti French press dan alat espresso portable. Kedua contoh metode ini berlangsung cukup cepat.

Lain halnya pada kopi cold brew, pembuatannya mengharuskan kamu buat melakukan brewing dengan merendam bubuk kopi dalam air dingin. Ekstraksi bubuk dengan menggunakan air bersuhu rendah akan berlangsung lebih lama. Kamu mungkin akan membutuhkan waktu sekitar 12–24 jam buat merendam kopi, sebelum akhirnya dapat menyajikannya.

 

Kandungan Kopi

Kemudian, pembuatan kopi hitam dingin biasanya memakan waktu jauh lebih lama. Tapi, jangan kaget kalau misalnya kopi yang satu ini lebih intens. Hal ini disebabkan oleh metode cold brewing yang memang nggak menghasilkan kopi biasa, tapi konsentrat yang masih perlu kamu campur dengan air buat menyeimbangkan kandungannya.

Nah, kalau kamu butuh proses minum kopi yang cepat tanpa mencampur apa-apa lagi, kopi hitam panas mungkin bisa dijadikan pilihan. Sebab, setelah proses penyeduhan, kamu dapat langsung menuangkannya ke dalam cangkir dan menyajikannya apa adanya.

 

Tingkat Keasaman dan Rasa Pahit

Kopi cold brew secara umum punya tingkat keasaman yang lebih rendah. Hal ini berkat penggunaan air dingin pada proses penyeduhan. Air dingin nggak akan memecah senyawa yang memicu tingkat keasaman dan rasa pahit yang biasanya kamu nikmati pada kopi biasanya. Jadi, kopimu mungkin akan punya cita rasa yang lebih halus.

 

Tingkat Konsisten Rasa

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kopi hitam panas cocok bagi kamu yang suka proses pembuatan yang cepat. Tapi, perlu kamu ketahui juga kalau kamu bakal minum tanpa mendiamkan kopi dalam waktu yang lama. Sebab, kopi hitam yang didiamkan akan mengubah rasa, berbeda dengan kopi cold brew yang punya rasa yang konsisten meski didiamkan. Kok bisa, ya?

Penjelasannya ada di bagaimana kopi pada proses cold brewing yang nggak pernah menyentuh air panas. Alhasil, senyawa pada kopi nggak akan berubah seperti saat kopi hitam panas dibiarkan dingin.

 

Penyajian Panas atau Dingin

Proses penyeduhan kopi dengan air panas atau dingin bukan berarti kamu perlu meminumnya dalam keadaan air yang semula kamu gunakan pada penyeduhan. Kamu bisa aja menyajikan kopi cold brew secara hangat dan kopi hitam panas secara dingin.

Akan tetapi, perlu diketahui juga kalau kamu mungkin akan menemukan rasa yang berbeda-beda pada tiap penyajian. Saat kamu memanaskan kopi cold brew buat disajikan secara hangat, kopimu tetap akan punya rasa halus yang dimiliki cold brew sebelumnya. Hal ini mungkin akan aneh bagi kamu yang suka menikmati kopi di pagi hari dengan rasa yang intens atau ‘nendang’.

Hal ini juga yang jadi nilai tambahan bagi kopi hitam panas karena kamu dapat dengan mudah menyajikannya secara dingin. Secara umum, rasa pahit dan intens yang dimiliki kopi ini akan berpadu sempurna dengan tambahan air dingin, es batu, atau bahkan es krim sekalipun!

Itulah tadi perbedaan antara kopi hitam yang diseduh dengan air panas dan juga dengan metode cold brewing atau penyeduhan dengan air dingin. Kesimpulannya, kedua jenis kopi ini punya kelebihan masing-masing yang jadi nilai jual mereka dan kamu bebas buat memilih sajian yang mana pun yang cocok buat gaya hidup kamu, misalnya kopi hitam panas sebelum beraktivitas dan kopi cold brew saat nongkrong di siang hari. Selalu ada sajian kopi buat semua momen di hidup kamu!

Nah, buat momen minum kopi yang praktis, kamu bisa jadikan NESCAFÉ Classic sebagai pilihan. NESCAFÉ Classic dibuat dari 100% biji kopi robusta murni yang diproses dengan metode drying khusus hingga hasilkan kopi yang gampang larut dengan air, bahkan dengan air dingin sekali pun!

 

 

Baca juga

Pilihan artikel untukmu

  • Apa Sih, Keistimewaan Kopi Seduh Dingin?

    Cold brew coffee atau kopi seduh dingin bukan hanya sekedar hidangan kopi yang menyegarkan. Simak daya tarik cold brew coffee berikut ini!

    selengkapnya
  • Jenis Kopi di Indonesia yang Sukses Mendunia, Apa Saja?

    Terdapat berbagai macam jenis kopi di Indonesia, namun banyak di antaranya yang sangat spesial hingga terkenal di kancah dunia. Berikut ulasan lengkapnya!

    selengkapnya
  • Kapan Sih, Waktu yang Asyik untuk Menikmati Kopi Susu?

    Dari antara kebiasaan dan momen minum kopi susu berikut, yang mana yang menggambarkan kamu? Simak ulasannya, yuk!

    selengkapnya