main content
Awal Mula Kopi

Awal Mula Kopi

Dari mana kopi berasal? Mengapa kopi memiliki rasa berbeda pada tiap jenisnya?

Berikut penjelasan pakar kami tentang lokasi budidaya, jenis-jenis biji kopi, dan proses roasting yang sangat penting dalam pembuatan kopi.

 

Tahukan Anda bahwa biji kopi dapat menghasilkan citarasa yang menakjubkan? Berawal dari buah yang dihasilkan tanaman kopi, biji kopi adalah sebuah harta karun yang begitu disukai oleh masyarakat di seluruh dunia. Bahkan, British Coffee Association menyatakan bahwa di Inggris sendiri 95 juta cangkir kopi dikonsumsi per-harinya. Terlepas dari kecintaan masyarakat dunia pada kopi itu sendiri, sering kali mereka melupakan bagaimana proses awal mula biji kopi yang mereka konsumsi atau alasan mengapa beragam jenis biji kopi menawarkan rasa yang berbeda.

NESCAFÉ telah mengumpulkan segala penjelasan yang Anda butuhkan untuk mengenal lebih jauh awal mula kopi, perbedaan jenis-jenis biji kopi, hingga proses roasting yang sangat penting.

coffee bean parallax image

Dari mana kopi berasal?

Budidaya tanaman kopi telah dilakukan oleh lebih dari 50 negara yang terletak di "The Coffee Belt" seperti Afrika, Amerika Latin dan Asia. Negara-negara tersebut merupakan daerah yang memiliki kombinasi dataran tinggi, tanah dan cuaca yang tepat dalam menciptakan iklim sempurna untuk menanam biji kopi dengan kualitas terbaik.

  • Kopi Afrika

    Kopi Afrika dianggap sebagai jenis kopi terbaik di dunia karena memiliki cita rasa yang sangat khas. Kopi tradisional Afrika memiliki karakteristik sebagai berikut:

    • Konsistensi menyerupai sirup
    • Tingkat keasaman sedang
    • Tingkatan roasting yang ringan-sedang
  • Kopi Amerika Latin

    Dianggap sebagai salah satu ibukota kopi di dunia, kopi yang berasal dari Amerika Latin telah digunakan sebagai campuran kopi pada sebagian besar produk kopi yang dapat Anda temukan di toko-toko saat ini. Cita rasa ini dapat dinikmati secara universal karena rasanya yang begitu kaya. Kopi yang berasal dari Amerika Latin memiliki karakteristik sebagai berikut:

    Terdapat sedikit sentuhan rasa kacangTingkat keasaman rendahTingkatan roasting yang ringan atau sedang

  • Kopi Asia

    Negara-negara di Asia merupakan tempat dimana Anda bisa menemukan berbagai kopi dengan rasa kuat dan unik, sebuah hal yang tidak bisa didapatkan dari jenis lain. Pada umumnya, kopi yang berasal dari Asia memiliki karakteristik sebagai berikut:

    EarthyMemiliki keasaman yang lembutTingkatan roasting gelap

coffee bean parallax image

Mengenal biji kopi pilihan Anda

Sebuah hal yang menakjubkan, bahwa biji kopi ternyata berasal dari buah tanaman kopi yang biasa disebut dengan julukan 'buah ceri'. Buah ceri ini dapat dimakan seperti buah pada umumnya, namun ia memiliki rasa yang sangat berbeda dengan rasa kopi yang telah kita ketahui. Dalam proses pengolahannya, buah ceri ini memiliki sentuhan rasa manis yang ringan –sangat jauh berbeda dengan cita rasa akhir yang ditemukan pada biji kopi.

Saat ini, terdapat lebih dari 120 jenis tanaman kopi yang memiliki cita rasa unik dan berbeda pada setiap variannya. Sebagian besar kopi yang Anda minum berasal dari biji kopi Arabika, Robusta atau hasil kombinasi keduanya.

Biji Kopi Arabika
Biji Kopi Arabika

Biji kopi Arabika adalah salah satu jenis biji kopi yang paling populer dan diyakini sebagai salah satu spesies kopi pertama yang tumbuh pada 1.000 tahun sebelum masehi. Dikenal sebagai biji kopi dengan cita rasa yang kompleks, biji kopi Arabika begitu dicintai oleh para penikmat kopi karena rasanya yang smooth dan tidak terlalu asam.

Terdapat dua jenis biji kopi Arabika, yaitu Typica dan Bourbon. Typica juga dikenal dengan sebutan Sumatra dan Arabigo, jenis ini dianggap sebagai biji kopi pertama yang ditemukan. Sedangkan jenis Bourbon dianggap sebagai hasil mutasi natural dari jenis Typica, menawarkan sentuhan rasa yang sedikit lebih manis dan seimbang. Hal itulah yang membuatnya sebagai pilihan yang begitu populer di kalangan pecinta kopi.

Biji Kopi Robusta
Biji Kopi Robusta

Budidaya biji kopi ini biasanya dilakukan di negara Afrika dan Indonesia. Robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, oleh karena itu rasa yang ditawarkanpun lebih kuat dan tajam apabila dibandingkan dengan jenis kopi Arabika. Hal itulah yang menjadikan biji kopi Robusta sebagai pilihan terbaik untuk diolah menjadi espresso, selain itu lapisan crema yang dimiliki oleh biji kopi Robusta juga banyak digunakan dalam kopi instan.

Apa yang dimaksud dengan proses roasting kopi?

Roasting adalah sebuah proses pemanggangan biji kopi untuk menghasilkan rasa kuat dan aromatik yang telah kita kenal selama ini. Seperti yang sudah dikethui biji kopi segar berwarna hijau dan memiliki aroma rerumputan. Biji kopi tersebut mengalami perubahan warna menjadi cokelat setelah melalui proses roasting, dimana biji kopi tersebut mengalami perubahan kimia dari perubahan suhu yang tinggi pada proses roasting. Setelah melewati proses roasting, biji kopi siap digiling dan disajikan sesuai selera Anda.

  • Light Roasts

    Proses roasting yang dilakukan secara ringan untuk menghasilkan rasa yang lebih lembut dan memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi.

  • Medium Roasts

    Proses medium roasting menghasilkan cita rasa yang lebih kuat dan tingkat keasaman yang cukup rendah. Proses roasting ini dapat menghasilkan rasa manis dan fruity jika dibandingkan dengan proses roasting yang lain.

  • Dark Roasts

    Proses dark roasting merupakan yang paling intens, pahit, dan memiliki tingkat keasaman yang rendah dibanding jenis roasting yang lain. Proses dark roasting menghasilkan cita rasa manis yang smoky dengan sedikit sentuhan rasa cokelat.

Sentuhan magis pada segelas kopi

Sentuhan magis pada segelas kopi

Setelah biji kopi ditanam, dipetik dan melewati proses roasting, yang dilakukan selanjutnya merupakan sebuah hal yang sama pentingnya untuk menciptakan kesempurnaan pada cangkir Anda. Ingin mengetahui rahasia dibalik citarasa kopi yang begitu kompleks? Yuk, baca panduan kopi dalam mencicipi kopi berikut ini!

Cari tahu lebih lanjut