Mengenal Espresso On the Rock
Sederhananya,
espresso on the rock artinya satu atau dua shot espresso yang disajikan di atas es batu, sering kali hanya satu ice cube besar agar cairan tidak cepat encer. Seberapa simpel pun, pilihan es, suhu, dan urutan menuang berpengaruh ke rasa akhirnya.
Baca Juga:
Perbedaan Kopi Hitam Americano dan Long Black
Dalam praktik di kedai, espresso on the rock kadang juga dituang langsung ke gelas yang sudah berisi es, tanpa air tambahan. Hasilnya tetap ringkas: rasa espresso yang bold, lebih sejuk, dan terasa bersih di mulut.
Apa Bedanya dengan Iced Long Black & Americano?
Beberapa minuman ini sering tertukar, padahal profilnya berbeda:
•
Americano (panas): espresso + air panas.
•
Iced Americano / “americano on the rock”: espresso + air dingin + es. Hasilnya lebih encer dan mudah diteguk karena ada penambahan air. Sebagian kedai menyebut iced americano sebagai americano on the rock, istilahnya merujuk americano yang disajikan “di atas es”.
•
Long Black (panas): air panas dulu, lalu espresso di atasnya. Teknik ini menjaga crema lebih utuh dibanding americano.
•
Iced Long Black: prinsipnya sama seperti long black, tapi memakai air dingin dan es; terasa lebih aromatik dibanding iced americano karena urutan tuang mempertahankan body dan crema.
•
Espresso on the Rock: tanpa tambahan air, hanya espresso dan es. Inilah yang membuat rasanya paling intens di antara tiga opsi tersebut, meskipun tetap lebih sejuk dan sedikit lebih halus karena suhu turun.
Ringkasnya: kalau kamu ingin rasa paling tegas dan fokus, pilih espresso on the rock; kalau mau versi lebih ringan dan panjang, pilih americano on the rock atau iced long black.
Karakteristik Rasa: Bold, Bersih, dan Segar
Kenapa banyak orang jatuh cinta pada espresso on the rock?
• Intensitas tetap terjaga. Tidak ada penambahan air, jadi karakter roast, sweetness, dan bitterness dari espresso tetap dominan.
• Lebih “clean” dan segar. Suhu dingin meredam kesan asam yang terlalu tajam pada sebagian espresso, sehingga rasa seolah jadi lebih bersih dan enak diteguk cepat.
• Aroma yang fokus. Saat espresso menyentuh es, uap panas berkurang dan aromanya terasa lebih terarah—terutama pada gelas dingin.
• Tekstur halus. Menggunakan large ice cube membantu pendinginan cepat tanpa mengencerkan rasa terlalu banyak, memberi kesan mulut yang silky dan finish yang rapih.
• Cepat dan memuaskan. Satu-dua teguk sudah cukup untuk menyegarkan, cocok saat kamu butuh kafein on-the-go.
Cara Buat Espresso on the Rock di Rumah
Kalau kamu ingin bikin espresso on the rock tanpa mesin,
NESCAFÉ Ice Roast bisa jadi base yang praktis. Diseduh dingin atau panas lalu didinginkan, profilnya clean dan smooth, pas buat minuman kopi dingin yang praktis.
Bahan-bahan:
• 2–3 sdt
NESCAFÉ Ice Roast
• 40–60 ml air panas (bukan mendidih)
Langkah-langkah:
1. Dinginkan gelas, isi dengan 1 buah es batu ukuran besar.
2. Tuang konsentrat NESCAFÉ Ice Roast (40–60 ml) di atas es.
3. Sruput segera saat suhu turun dan aroma masih fokus.
Tapai kamu lebih suka kopi yang manis, siapkan simple syrup terpisah dan tambahkan secukupny, jangan berlebihan supaya karakter espresso tetap jadi bintang.
Tips agar Hasilnya Maksimal
• Gunakan es yang bening & besar. Es bening meleleh lebih lambat dan tidak memberi rasa asing (bau freezer, misalnya).
• Pilih biji kopi yang cocok. Medium roast sering memberi keseimbangan manis dan pahit yang enak saat didinginkan. Single origin bisa menonjolkan nuansa fruity atau nutty yang menarik.
• Atur ukuran giling & rasio. Giling sedikit lebih halus untuk body lebih tebal; tetap jaga ekstraksi tidak over agar pahitnya tidak dominan.
• Urutan tuang itu penting. Es dulu di gelas, baru espresso di atasnya—membantu kontrol pengenceran.
Espresso on the rock menghadirkan esensi espresso dalam format paling ringkas: tegas, bersih, dan segar. Kalau kamu ingin minuman cepat yang tetap memamerkan karakter biji kopi, ini adalah pilihan yang pas. Ingat, espresso on the rock artinya espresso langsung di atas es tanpa air, maka intensitas rasa tetap jadi pusat perhatian. Sementara itu, saat kamu ingin versi yang lebih ringan, americano on the rock atau iced long black bisa jadi alternatif.
Silakan bereksperimen di rumah, mulai dari ukuran es, rasio seduh, hingga jenis biji kopi. Dengan sedikit latihan, kamu akan menemukan titik nikmat yang paling cocok buat kamu. Selamat mencoba!