Apa Itu Shakerato?
Singkatnya, shakerato adalah minuman kopi berbasis espresso yang dikocok bersama es (sering dengan sedikit gula atau sirup) di dalam shaker, lalu disaring ke gelas dingin sehingga menghasilkan lapisan busa halus di permukaannya. Hasil kocokan membuat tekstur jadi lembut dan
“foamy”, sementara suhu dingin memberi sensasi segar.
Baca Juga:
Mengenal Kopi Hitam Espresso, Base untuk Berbagai Menu Kopi
Di banyak kafe, caffe shakerato biasanya disajikan di gelas koktail berleher sempit atau gelas martini, semata untuk menonjolkan estetika busa dan
“clean finish” di tiap sruput. Kalau kamu suka kopi dingin, shakerato adalah cara praktis buat menikmati espresso yang tetap tegas, tapi lebih ringan di mulut.
Asal-Usul: Minuman Khas Italia
Caffe shakerato berakar dari kultur ngopi Italia, negara yang sangat identik dengan espresso. Saat musim panas, orang Italia mencari cara menikmati espresso tanpa kehilangan karakter aslinya. Jadilah espresso dikocok dengan es memakai cocktail shaker, kadang ditambah sedikit gula agar ada body manis yang seimbang.
Dari sana, shakerato adalah bentuk
“espresso on the rocks” yang naik kelas: tidak sekadar dituangkan di atas es, tapi dikocok hingga berbusa dan terasa lebih halus.
Dalam perkembangannya, variasi dengan susu, shakerato latte juga muncul sebagai opsi yang lebih creamy, tetap segar, dan cocok buat kamu yang ingin nada rasa lebih lembut tanpa menghilangkan citarasa espresso.
Kenapa Shakerato Jadi Favorit?
Ada dua alasan utama kenapa shakerato semakin populer:
1. Sensasi Segar dan Ringan
Kocokan di shaker membuat suhu turun cepat dan membentuk lapisan busa tipis yang menyelimuti rasa. Tekstur ini bikin shakerato terasa crisp, bersih, dan ringan. Buat kamu yang mau kopi dingin tanpa aftertaste terlalu berat, shakerato adalah jawabannya.
2. Rasa Espresso yang Kuat
Meski segar, karakter espresso tetap bold. Kocokannya justru mengangkat aroma, menjaga intensitas kopi, dan memberi rasa yang fokus. Kalau kamu ingin versi lebih creamy, shakerato latte bisa jadi opsi: tambahkan susu (atau plant-based milk) untuk body lebih lembut, tanpa menghilangkan inti espresso.
Cara Membuat Shakerato di Rumah
Kabar baik: kamu bisa bikin caffe shakerato di dapur sendiri. Nggak perlu alat rumit, kalau belum punya cocktail shaker, kamu bisa pakai botol bertutup atau mason jar.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
• Espresso: 1–2 shot (±30–60 ml).
• Kalau tidak punya mesin espresso, kamu bisa pakai
NESCAFÉ Ice Roast yang diracik lebih pekat (lihat tips di bawah).
• Es batu: 5–8 buah (sesuai ukuran).
• Pemanis (opsional): 1–2 sdt gula pasir atau sirup (vanilla/caramel).
• Shaker: cocktail shaker, botol bertutup, atau mason jar.
• Gelas saji: dinginkan dulu di freezer selama 5–10 menit untuk hasil maksimal.
Langkah-Langkah Membuatnya:
1. Dinginkan gelas saji. Hal ini bisa membantu busa bertahan lebih lama dan rasa lebih
“clean”.
2. Seduh espresso. Kalau kamu pakai mesin espresso atau moka pot, ambil 1–2 shot.
*Alternatif: larutkan 2–3 sdt NESCAFÉ Ice Roast dalam 40–60 ml air panas untuk membuat konsentrat yang menyerupai espresso body (aduk kuat hingga larut).
1. Masukkan ke shaker: tuang espresso (atau konsentrat), tambahkan es batu, dan pemanis (kalau dipakai). Sirup lebih mudah larut daripada gula kristal.
2. Kocok 10–15 detik: kocok kuat sampai shaker terasa dingin dan kamu melihat busa terbentuk.
3. Saring & sajikan: buka shaker, lalu saring ke gelas saji dingin. Tujuan penyaringan: memisahkan pecahan es agar tekstur tetap halus.
4. Nikmati segera. Busa dan suhu terbaik ada di menit-menit awal.
Untuk shakerato latte, setelah disaring, tambahkan 50–100 ml susu dingin (susu sapi atau plant-based). Aduk pelan; rasanya jadi creamy, tetap segar, dan cocok untuk kamu yang mencari shakerato latte versi lembut.
Biar momen ngopi kamu jadi makin seru, kamu juga bisa eksplorasi dengan tips-tip berikut berikut ini:
1. Beri Tambahan Sirup (Vanilla, Caramel)
• Vanilla: memberi aroma lembut dan elegan; cocok untuk caffe shakerato yang ingin tetap
“clean” tapi wangi.
• Caramel: menambah body manis yang “comforting”; pas untuk kamu yang suka nuansa toffee.
Gunakan 5–10 ml saja agar tidak mendominasi rasa. Ingat, shakerato adalah tentang keseimbangan antara segar dan intens.
2. Gunakan Kopi Single Origin untuk Rasa Unik
Kalau kamu ingin karakter rasa yang jelas (misalnya fruity, nutty, atau chocolaty), single origin sering memberi profil unik. Untuk pilihan praktis harian, NESCAFÉ Ice Roast bisa jadi pilihan karena rasanya yang clean dan smooth saat disajikan dingin. Pas banget untuk caffe shakerato dan shakerato latte di rumah.
Cara pakai yang disarankan:
• Versi konsentrat: 2–3 sdt NESCAFÉ Ice Roast + 40–60 ml air panas → aduk sampai larut, lalu gunakan sebagai “espresso base”.
• Versi latte: setelah dikocok dan disaring, tambahkan susu dingin 50–100 ml untuk shakerato latte yang creamy.
Ringkas, segar, dan tetap tegas: itulah pesona shakerato. Kalau kamu bertanya-tanya, shakerato adalah solusi buat menikmati espresso di cuaca panas tanpa kehilangan “kick”-nya. Mau versi klasik? Pilih caffe shakerato dengan sirup ringan. Mau lebih lembut? Shakerato latte jawabannya.
Dan kalau kamu butuh opsi praktis di rumah,
NESCAFÉ Ice Roast bisa jadi base yang tepat untuk bikin shakerato yang mudah diracik. Selamat bereksperimen di dapur!